//

Korupsi DD Rp 975 Juta, Mantan Kades Kaburan Ditahan

DIGIRING: Mantan Kades Kaburan TA digiring petugas pada saat akan dihadirkan pada acara Pres Release di Polres Kapuas, Rabu (21/9). (ung/PE)

KUALA KAPUAS – Diduga melakukan tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Desa (DD) TA 2017 hingga 2019. TA, Mantan Kepala Desa (Kades) Kaburan, Kecamatan Pasak Talawang Periode 2015 – 2021 ditetapkan sebagai tersangka sekaligus ditahan pihak Polres Kuala Kapuas.

Atas perbuatan TA, keuangan negara mengalami kerugian sekitar Rp. 975.140.390. ” Kerugian keuangan negara ini sudah dilakukan penghitungan oleh BPKP, dan ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 975.140.390, ” kata Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono saat menggelar Pres Rilis di Polres setempat, Rabu (21/9).

Atas perbuatannya, kata Kapolres, tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang No. 31 tahun 1999 junto No 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ancaman penjara paling lama pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat penjara 4 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,” tegas Kapolres.

Dalam hal ini, kata Kapolres, Penyidik telah menyita Barang Bukti (BB) berupa dokumen-dokumen terkait penggelolaan Dana Desa, dan memeriksa saksi-saksi dan telah dilakukan pemeriksaan keuangan oleh BPKP.

” Sehingga Penyididik dapat menyimpulkan bahwa Mantan Kepala Desa Kaburan berinisial TA menjadi tersangka, statusnya sudah dinaikan ke penyidikan, ” pungkasnya. (ung/jun)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.