//

“Main” BBM Bersubsidi, Pria Paruh Baya Divonis 4 Bulan

SIDANG VIRTUAL : Terdakwa saat menjalani sidang virtual di Pengadilan Negeri Palangka Raya, belum lama ini. (Ist)

PALANGKA RAYA – Disebabkan bermain-main dengan BBM bersubsidi, seorang pria paruh baya berinsial G divonis 4 (empat) bulan penjara. Tak sampai situ saja, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya juga membebankan kepada terdakwa dengan denda Rp 3 Juta subsidair satu bulan penjara.

“Menjatuhkan kepada terdakwa dengan hukuman empat bulan penjara,” Ucap majelis hakim saat membacakan amar putusannya pada sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin (22/8).

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa menjalani kurungan badan selama lima bulan penjara denda Rp 5 Juta subsidair tiga bulan kurungan.

Dalam dakwaan Jaksa, perkara bermula pada 27 April 2022 hingga 11 Mei 2022 terdakwa mendapatkan BBM jenis Bio Solar Subsidi dengan cara terdakwa mengumpulkan atau melangsir sendiri BBM jenis Bio Solar Subsidi di SPBU Kelurahan Anjir Pulang Pisau KM. 10 Mintin yang diangkut dengan 1 unit truk.

Terdakwa membeli BBM Biosolar dengan harga 5.150 perliter. Dalam satu kali mengantri BBM, G  membeli sebanyak kurang lebih 48  liter. Dalam seharinya terdakwa mampu memperoleh kurang lebih 240 liter BBM jenis Bio Solar Subsidi.

Selain membeli sendiri terdakwa juga membeli dari para pelangsir tidak dikenal oleh terdakwa yang datang mengantarkan ke rumah.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.