//

Bayi 11 Bulan Meninggal Terseret Banjir

MENINGGAL DUNIA : Seorang bayi berusia 11 bulan di Desa Dehes, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan meninggal dunia lantaran terseret arus air saat banjir, Minggu (7/8). (IST)

KASONGAN – Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Katingan, menyebabkan debit air sungai meninggi hingga meluap. Banjir menggenangi pemukiman warga pada sejumlah titik di wilayah hulu dan perlahan air turun ke daerah di bawahnya.

Bencana ini, ternyata menyebabkan satu korban jiwa. Seorang bayi beusia 11 bulan di Desa Dehes, Kecamatan Katingan Tengah meninggal dunia lantaran terseret arus air, Minggu (7/8). Bayi bernama Selmi tersebut, terjatuh ke air dan terseret arus

Terkait hal itu, Camat Katingan Tengah, Yobie Sandra, membenarkan jika ada satu orang korban akibat banjir.

“Kejadiannya di Desa Dehes, korban meninggal dunia atas nama Selmi, lahir: 4 September 2021,” jelasnya Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (8/8).

Dari informasi yang diterima pihak kecamatan, kronologi kejadian berawal saat korban berjenis kelami perempuan ini sedang digendong sang ibu. Kala itu, mereka duduk di atas katil dan korban jatuh dari gendongan ibunya.

“Korban jatuh ke air dari jendela rumah, karena terlepas dari gendongan ibunya. Tubuh korban hanyut terbawa arus banjir dan ditemukan di belakang rumah. Rencana, korban dimakamkan  di Desa Dehes, pada 10 Agustus 2022,” terang Camat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.