KASONGAN – Seseorang yang bekerja sebagai pelayan hamba Tuhan pada salah satu perusahaan perkebunan sawit PT. Persada Sejahtera Agro Makmur di Kabupaten Katingan, diduga telah memberikan pelayanan keagamaan tidak sesuai dengan ajaran kekristenan.

Pria berinsial MD ini, sebelumnya juga sempat memberikan pelayanan di salah satu gereja di Desa Danum Atei, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan. Hal ini, perhatian serius dari jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan dan pihak terkait lainnya.

Sekda Kabupaten Katingan, Pransang, berharap, agar masalah ini tidak terulang lagi di Kabupaten Katingan. Sebab selama ini menurutnya, Kabupaten Katingan sudah kondusif, rukun, aman, dan damai. Sehingga diharapkan, jangan sampai masyarakat terganggu dan direcoki oleh ajaran-ajaran sesat.

“Jadi saya tegaskan, jangan diberikan kesempatan dan ruang bagi oknum-oknum yang memberikan pelayanan ajaran sesat di Kabupaten Katingan. Apapun ajaran agamanya,” pungkas Pransang saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Katingan bersama Tim Kewaspadaan Kabupaten Katingan, di Aula Badan KesbangPol Kabupaten Katingan, Kamis (04/08/2022).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.