PALANGKA RAYA – Mengancam menyebarkan foto tanpa busana korbannya, tiga wanita cantik berinisial RA,SA dan NA harus mendekam dipenjara selama 10 bulan penjara. Bahkan majelis hakim yang diketuai syamsuni memvonis ketiganya membayar denda Rp 5 juta subsidair 3 bulan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa masing-masing selama 10 bulan dan denda sebesar Rp. 5 Juta subsidair selama 3 bulan,” kata Syamsuni saat membacakan amar putusan.

Majelis Hakim menyatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama  dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan Informasi Elektronik atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan pengancaman sebagaimana dalam dakwaan kesatu.

Putusan yang diterima para terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut selama 12 bulan denda Rp 5 Juta subsidair 3 bulan.

Dalam dakwaan jaksa, perkara bermula pada bulan Maret 2021. NA menjadi fotografer acara pernikahan keluarga. Karena memori kamera penuh, ia meminjam kartu memori korban.

Pada Agustus 2021, NA menyadari bahwa dalam kartu memori tersebut banyak foto korban tanpa busana. Dia kemudian memberitahu RA. “Kalau mau lihat nanti aja pas di rumah,” undang NA.

Kemudian, pada November 2021, NA bersama RA dan SA berkumpul di cafe, lalu membahas foto korban. “Gimana kalau kita kerjain pakai foto ini,” usul RA yang disetujui kedua rekannya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.