Jangan Merasa Tabu Berikan Edukasi Seks Pada Anak

PALANGKA RAYA – Selama 7 (tujuh) bulan terakhir tepatnya pada tahun 2022, 9 (sembilan) kasus pencabulan anak dibawah umur terjadi di Kota Palangka Raya.

Sejumlah kasus kejahatan seksual terhadap anak ini sempat ditangani oleh Polresta Kota Palangka Raya melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Bol Budi Santosa mengatakan, selama tujuh bulan ini sudah terjadi sebanyak sembilan kasus pencabulan terhadap anak. Yang terbaru justru menggerkan lantaran dilakukan oleh seorang oknum yang menjadi panutan, yakni guru ngaji.

“Kami terus berupaya untuk maksumal dalam proses kasus demikian. Dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih ketat dalam menjaga anaknya dan memberikan pengetahuan sehingga tidak menjadi korban perbuatan cabul,” kata Budi, Rabu (27/07).

Lanjutnya, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar menciptakan komunikasi yang baik di dalam keluarga. Sebab komunikasi di dalam keluarga merupakan cara terbaik untuk mencegah kasus tersebut.

“Kami mengimbau ke masyarakat agar menjaga komunikasi, teruama di lingkup keluarga, karena faktor-faktor pemicu terjadinya kejahatan bisa muncul salah satunya dari kurangnya komunikasi,” pungkasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.