PALANGKA RAYA – Kliennya bernama Norudin yang terjerat korupsi terancam penjara dua tahun denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan, Endas Trisniwati selaku Penasihat Hukum Terdakwa mengatakan pihaknya sangat tidak sependapat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Akan kami sampaikan semua fakta-fakta yang terungkap di persidangan dalam Peldoi pada sidang berikutnya, salah satunya klien kami hanya hanya diminta membantu pekerjaan,” kata Endas didampingi Arimadia.

Tak hanya itu saja, Jaksa Penuntut Umum (JPU), menjerat pria selaku peminjam Perusahaan Perseroan Komanditer CV SM untuk melaksanakan pekerjaan pengadaan bibit sapi membayar Uang Pengganti (UP) senilai Rp. 29.248.691 subsidair pidana penjara selama enam bulan.

Dalam surat Dakwaan Norudin didakwa bertindak sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan HP  yang saat itu anggota DPRD periode 2014-2019.Akibat Perbuatan tersebut telah menimbulkan Kerugian Keuangan Negara atau Perekonomian Negara sebesar Rp. 387 juta lebih. (jun)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.