KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan Yulhaidir meminta kepada seluruh camat yang ada di Kabupaten Seruyan agar bisa melakukan pengawasan terhadap harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) untuk kebun swadaya masyarakat oleh Perusahaan Besar Swasta (PBS) maupun pabrik perkebunan kelapa sawit yang ada di wilayah setempat.

Sebelumnya, dalam rangka menindaklanjuti surat dari Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 144/KB.310/W/6/2022 tanggal 30 Juni 2022 perihal Pembelian TBS Produksi Pekebun dengan harga minimal Rp1.600 perkilogram, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan telah melaksanakan rapat.

“Dalam rangka tindak lanjut dari surat tersebut, kita melaksanakan rapat bersama pihak-pihak terkait dan perusahaan yang ada di Seruyan. Hal ini untuk sama-sama menyepakati terkait denga harga pembelian TBS tersebut,” katanya baru baru ini

Menurut Bupati, berdasarkan rapat tersebut, semua pihak telah sepakat bahwa dalam harga pembelian TBS kebun swadaya masyarakat yakni minimal Rp1.600 perkilogram. “Dan saya memerintahkan kepada seluruh camat untuk memantau dan mengawasi terkait realisasi harga pembelian TBS tersebut,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada camat untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) masing-masing untuk sama-sama mengawal masalah ini.

“Tolong kawal dan hasilnya nanti bisa laporkan kepada saya. Dan kita harapkan PBS juga bisa menerapkan kebijakan ini, karena kran ekspor CPO kan sudah dibuka. Jadi tolong beli buah produksi petani ini dengan harga yang sesuai dengan kesepakatan,” pungkasnya. (yad)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.