PALANGKA RAYA – Wakil Ketua (Waket) I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Razak mengapresiasi, sekaligus mendukung pelatihan bela negara, Bela Eksistensi Tanah Air (BETA) Talawang I yang digelar oleh Kodim 1016/Plk kepada masyarakat, khususnya para mantan preman dan narapidana.

Menurutnya, kegiatan pelatihan bela negara BETA memiliki nilai positif, terutama dalam mengubah dan membentuk perilaku positif para mantan preman dan narapidana yang menjadi peserta kegiatan. Sehingga bisa lebih bermanfaat, baik bagi negara maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Danrem 102/Panju Panjung (Pjg), Brigjen TNI Yudianto Putrajaya ini. Saya lihat kegiatan seperti ini sangat bagus, karena karakter dan perilaku peserta benar-benar dibentuk dalam pelatihan ini. Terutama dilatih untuk mencintai bangsa dan negara serta lingkungan sekitarnya,” katanya, kemarin.

Politisi fraksi Golkar ini mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan, tidak hanya mengubah perilaku maupun mindset dari para preman maupun narapidana.

Tapi juga membantu menghilangkan stigma negatif yang selama ini tumbuh dan berkembang di masyarakat berkenaan dengan premanisme atau pun narapidana yang sering tergambarkan sebagai kelompok kriminal.

Razak berharap, agar kegiatan pelatihan bela negara BETA ini dapat terus dilanjutkan dan diperluas hingga ke daerah lainnya di Kalteng, agar mantan napi dan preman yang ada di seluruh Kalteng ini bisa dibina, sehingga kedepan mereka bisa bersama-sama berperan untuk membela negara dan juga membantu pemerintah dari berbagai aspek.

“Saya berharap kegiatan bela negara ini supaya dapat dilanjutkan dan dilaksanakan hingga seluruh daerah yang ada di Kalteng ini. Saya pun meyakini dengan dibawah kendali Korem 102/Pjg para mantan napi dan preman bisa berperilaku baik dalam menjalankan hidup di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (rul/abe)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.