PALANGKA RAYA – Setelah dua tahun lebih Lapas Palangka Raya Kelas II A Palangka Raya menutup pelayanan kunjungan tatap muka terbatas (TMT). Akhirnya mulai Senin (11/7) mulai dibuka kembali, akan tetapi dengan beberapa persyaratan.

Kepala Lapas Palangka Raya, Chandran Lestyono melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Meldy Putera, mengungkapkan layanan kunjungan tatap muka tersebut masih dalam masa percobaan.

Kunjungan tatap muka tersebut mempunyai syarat – syarat yakni pengunjung yang diperbolehkan masuk maksimal dua orang.

“Wajib menunjukkan KTP, KK sedangkan bagi Penasehat Hukum atau Kuasa Hukum wajib menunjukkan surat kuasa,” ujarnya.

Meldy menerangkan beberapa syarat lainnya yakni, setiap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hanya menerima kunjungan selama satu kali dalam seminggu dengan waktu 20 menit. Jadi dari sekitar 720 WBP itu di roling, tidak serentak bisa dijenguk.

“Jadi setiap harinya sekitar 120 WBP yang bisa dijenguk, tidak semuanya 720 WBP bisa dijenguk bersamaan,” terangnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.