SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kottawaringin Timur (Kotim) mulai melakukan pendataan, terkait sejumlah tenaga kontrak yang tidak lulus evaluasi.

“Kita meminta waktu selama sepekan. Insyallah pekan depan selesai,”  kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Fajrurrahman.

Disampaikannnya, terkait pendataan dimaksud, meliputi, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Tim Seleksi. Pendataan dilakukan sebagai langkah pemerintah daerah untuk mengetahui berapa jumlah kekurangan guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

“Hasil evaluasi naitnya akan kita bawa ke pemerintah pusat. Jadi bisa menjadi pertimbangan pemerintah bahwa tekon masih dibutuhkan di Kabupaten Kotwaringin Timur,” jelas Sekda.

Ia menyampaikan, hasil evaluas beberapa hari lalu, terdapat 1.041 orang tekon yang tidak lulus. Pemkab pun mengupayakan agar ada evaluasi kedua terkaiat trekon yang tidak lulus tersebut.

“Seperti yang terjadi di salah satu sekolah dasar di pedalaman. Di sana hanya ada lima orang tekon pengajaar. Namun saat evaluasi kemarin, kelimanya tidak ada yang lulus, sehingga sekolah tersebut saat ini tidak memiliki guru pengajar. Ini tidak mungkin kita biarkan, ini lah kenapa harus dilakukan evaluasi ulang,” pungkas Sekda. (wij/jun)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.