PALANGKA RAYA – Usai Diamankannya salah seorang masyarakat yang melangsir BBM jenis Pertalite menggunakan mobil modifikasi di SPBU yang ada di Kota Palangka Raya oleh Tim Gabungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, mendapat tanggapan serius dari PT. Pertamina wilayah Kalselteng.

Sales Branch Manager (SBM) I Kalselteng PT. Pertamina, M. Abdillah Rorke mengatakan, bahwa Pihak PT. Pertamina akan memberikan sanksi tegas kepada SPBU jika secara berulang melayani hal serupa seperti itu.

“Sanksi yang diberikan mulai dari pembinaan hingga penyetopan penyaluran BBM jenis Pertalite,” kata Abdillah.

Adanya temuan tersebut menandakan jika penyaluran BBM jenis Pertalite oleh SPBU di Kota Palangka Raya tidak tepat sasaran.

Pasalnya, di awal 2022 pemerintah pusat telah menetapkan jika Pertalite telah masuk ke dalam Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang telah diatur dalam Perpres Nomor 117 Tahun 2021 yang merupakan perubahan ketiga dari Perpres Nomor 191 Tahun 2014.

“Untuk temuan ini pastinya akan kita tindaklanjuti, karena ini kan terbukti ada pelangsir artinya ada penyaluran yang tidak tepat sasaran,” katanya, Minggu (26/6).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.