PALANGKA RAYA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mengirim 27 surat kepada pelangar lalu lintas yang terekam Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE).

Surat yang dilayangkan kepolisian ini ditujukan terhadap pengendara yang melanggar lalu lintas di Traffict Light Jalan Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya.

Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Heru Sutopo melalui Kabag Bin Ops Kompol Renaldi, menuturkan, selama Ops Patuh Telabang berlangsung pihaknya sudah mengeluarkan sebanyak 27 surat panggilan.

“Kami surati 27 pelanggar namun hingga saat ini belum ada konfirmasi ulang dari si pelanggar,” kata kompol Renaldi.

Dijelaskannya, pelanggar yang disurati seharusnya melakukan konfirmasi ulang ke Kantor Ditlantas Polda Kalteng, untuk menerima surat tilang.

Apabila tak kunjung melakukan konfirmasi secara berangsur-angsur, pihak kepolisian menegaskan akan memblokir STNK nantinya.

“Bukti pelanggaran tak diindahkan sebanyak 3 kali maka terancam akan kami blokir,” tegasnya.

Sejauh ini, Renaldi menuturkan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara didominasi oleh pengendara motor tak memakai helm dan menerobos traffict light.

Jumlah pelanggar yang ditindak sejak dimulainya Operasi Patuh Telabang disinyalir akan bertambah. Oleh karena itu, pihaknya beeharap masyarakat mewujudkan, memelihara keamanan, keselamatan, kelancaran serta ketertiban dalam berlalu lintas.

“Tingkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya. (rdo/jun)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.