PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Razak, mengingatkan kepada pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten atau kota, untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Meski belakangan ini masih sering turun hujan, bahkan dengan intensitas deras, kerawanan karhutla ini jangan dianggap sepele. Apalagi dari prakiraan pada Agustus nanti itu menjadi puncak dari musim kemarau di Kalteng. Jadi jangan sampai lengah, sehingga karhutla terjadi di Kalteng,” katanya, kemarin.

Ketua fraksi Golkar ini menyakini, pemerintah daerah telah mempersiapkan dengan matang dan detail terkait penanganan karhutla. Namun demikian, koordinasi antara pemerintah dari tingkat provinsi hingga kabupaten serta pihak terkait lainnya masih harus diintensifkan.

“Koordinasi harus lebih diintensifkan agar tidak mempersulit dalam penanganan bencana ini. Dengan koordinasi itu, nantinya segala informasi karhutla bisa segera dilaporkan dan ditindaklanjuti, sehingga karhutla bisa segera terselesaikan dan tidak meluas,” katanya.

Disisi lain, peran perangkat pemerintahan, seperti lurah maupun kepala desa juga harus dimaksimalkan, terutama dalam mensosialisasikan peraturan daerah terkait karhutla dan cara pencegahannya. Dengan demikian, masyarakat hingga di pelosok daerah lebih terinformasi untuk tidak hutan dan lahan, baik saat akan bercocok tanam atau pun keperluan lainnya.

“Masyarakat juga harus menanamkan kesadaran dengan tidak melakukan pembakaran terlebih saat puncak kemarau nanti. Selama dua tahun terakhir ini bisa dibilang Kalteng tidak mengalami kabut asap. Tentu hal ini harus dipertahankan terus kedepannya,” pungkasnya. (ru/abe)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.