PALANGKA RAYA – Polri kembali menjadi sorotan usai mengeluarkan aturan mengenai regulasi pengendara motor dilarang untuk memakai sandal jepit. Bahkan isu yang beredar, siapa yang menyalahi itu bisa dikenai tilang.

Namun, setelah ramai diperbincangkan bahkan viral di media sosial. Pimpinan Korps Lalu Lintas akhirnya memberikan penjelasan bahwa itu merupakan imbauan serta bentuk perhatian Polri untuk meminimalisir fatalitas kecelakaan di jalanan.

Menanggapi hal itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalteng, Kombes Pol Heru Sutopo, menuturkan hal tersebut diberlakukan untuk melindungi keselamatan pengendara dari kejadian tak terduga. Pasalnya, sandal jepit tidak nemberikan perlindungan pada kaki secara maksimal.

“Aturan memakai sandal jepit dapat kena tilang itu Hoax. Namun kami berharap aturan tersebut menumbukan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berkendara,” kata Kombes Heru, Kamis (16/06).

Pasalnya, lanjut Heru, jika terjadi kecelakaan sandal jepit tidak akan memberikan perlindungan pada kaki. Kulit kaki akan bersentuhan langsung dengan aspal yang menyebabkan lecat.

” Hal ini menjadi salah satu alasan Polri menyampaikan larangan memakal sandal jepit bagi pengendara sepeda motor,” tegasnyam

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.