KASONGAN – Pihak dewan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten melalui dinas terkait agar benar-benar memprioritaskan program peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, baik di dalam kota hingga pedesaan. Pasalnya akses jalan yang baik, akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Firdaus, ST  menuturkan, bahwa hingga kini masih banyak ditemui ruas jalan di bagian hilir  yang dalam keadaan rusak. “Mulai dari wilayah Kecamatan Tasik Payawan, Kamipang, Mendawai hingga Kecamatan Katingan Kuala, banyak titik jalan penghubung antar desa yang rusak,” ujarnya pada sejumlah wartawan, baru-baru ini.

Menurut dia, kerusakan tersebut tidak ada hubungannya dengan masalah kelebihan volume atau tonase dari truk pengangkut milik perusahaan besar swasta maupun hal lainnya. “Memang yang rusak ini merupakan ruas jalan dari desa satu ke desa lainnya dan sering dilewati oleh masyarakat,” kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Firdaus menyebut, adapun beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut. Diantaranya jalan di Desa Asem Kumbang, Kecamatan Kamipang, Desa Handiwung, Kecamatan Tasik Payawan, dan ruas jalan di desa -desa lainnya. “Kondisi tersebut banyak dikeluhkan masyarakat dan hendaknya menjadi perhatian pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dia berharap kepada instansi terkait, agar turun ke lapangan untuk melihat kondisi ruas jalan di sejumlah desa bagian hilir tersebut yang mengalami kerusakan. Jika faktanya memang rusak, hendaknya perbaikan jalan-jalan itu menjadi program prioritas bagi Pemkab Katingan melalui instansi terkait pada tahun mendatang.

“Sehingga, masyarakat di bagian hilir dapat melakukan aktivitasnya dengan lancar. Jika aktivitasnya lancar, ekonominya juga akan semakin meningkat,” tutur anggota dewan asal Daerah Pemilihan Katingan II yang meliputi wilayah Kecamatan Tasik Payawan hingga Katingan Kuala ini. (ndi)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.