PALANGKA RAYA – Setelah terdakwa narkotika Salihin alias Saleh divonis bebas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwinanto langsung mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Bahkan memori kasasi yang telah selesai kami susun sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, Selasa (14/6).

Dari memori kasasi yang sudah diajukan tersebut, Dwinanto yakin bahwa MA akan memberikan putusan terhadap terdakwa narkotika terbukti bersalah. “Saya yakin Saleh terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika,” kata Dwinanto, Selasa (14/6).

Dwi menambahkan ada beberapa hal yang dicantumkan di memori kasasi, seperti ia keberatan terhadap putusan majelis hakim yang membebaskan terdakwa saleh dari semua dakwaan.  Diantaranya adalah majelis hakim lebih condong kepada keterangan saksi-saksi meringankan  atau a de charge dan banyak mengesampingkan  saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU.

“Padahal saksi-saksi tersebut disumpah di persidangan  dan mempunyai nilai pembuktian yang sempurna, keterangan terdakwa di persidangan Juga harusnya ditolak, ” jelasnya.

Menurutnya Selain itu, lanjut Dwi, pihaknya telah mengajukan alat bukti, dimana keterangan saksi-saksi yang berkesuaian dan bukti surat dan berupa keterangan terdakwa di penyidik yang berkesuaian dengan keterangan saksi.

“Majelis Hakim harusnya mempertimbangkan keterangan saksi-saksi yang pihaknya ajukan seperti anggota BNNP Kalteng dan keterangan saksi di luar berkas. Intinya majelis hakim kurang tepat dalam menempatkan hukum,” tegasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.