KUALA PEMBUANG – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkaitnya agar bisa menindaklanjuti masalah naiknya harga daging sapi yang beredar di pasaran saat ini.

Anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto mengungkapkan, naiknya harga daging sapi di Kabupaten Seruyan saat ini adalah karena adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa daerah.

“Dan berdasarkan informasi yang saya terima, akibat PMK ini pedagang-pedagang kita tidak bisa mengambil pasokan daging dari dari luar daerah. Sehingga karena itulah, harga daging sapi menjadi naik. Makanya saya harap dinas terkait bisa mengambil tindakan,” katanya

Untuk diketahui, harga daging sapi di Kabupaten Seruyan mengalami kenaikan yang pada awalnya hanya Rp140.000 perkilogram, kini menjadi Rp160.000 perkilogramnya.

Karena itulah, ia meminta kepada perangkat daerah terkait agar melakukan sidak lapangan untuk memantau harga daging sapi dan melakukan upaya agar harga daging yang beredar tidak terlalu mahal, sehingga masih bisa terjangkau oleh masyarakat.

“Terlebih lagi menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah ini. Tentu kaum ibu-ibu menghendaki agar semua harga bahan pokok (bapok), termasuk daging sapi tetap stabil. Maka dari itulah, perangkat daerah harus mengambil tindakan,” pungkasnya. (yad)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.