PALANGKA RAYA – Terbukti membawa narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1 (satu) kilogram sabu dan berat bersih 989,6 gram. Seroang pria bernama R. Ahmad Rifai divonis 7 (tujuh) tahun penjara.

Majelis hakim yang diketuai oleh Boxgie Agus Santoso menyatakan terdakwa R. Ahmad Rifai telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun penjara denda sebesar Rp 3 Miliar  subsidair enam bulan,” Ucap Boxgie Agus Santoso saat persidanga.

Mendengar kliennya divonis tujuh tahun, Melky Yuwono selaku Penasehat Hukum terdakwa mengambil sikap dengan pikir pikir. Begitupun dengan jaksa penuntut umum pikir -pikir.

“Kami pikir-pikir, walaupun Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni selama 9,5 tahun penjara denda Rp 3 miliar subsidair enam bulan,” kata Melky.

Dalam Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara bermula pada September 2021. Sukiswanto (Berkas Terpisah) menghubungi Tan Ie Hok untuk memesan narkotika jenis sabu seberat 1 Kilo Gram dengan harga Rp 850 juta.

27 September 2021 Tan Ie Hok menghubungi Agus dengan inti pembicaraan membeli sabu senilai Rp 650 juta. 28 September 2021 Tan Ie Hok mengambil sabu dari Agus di pangkalan speedboat Jalan Sultan Muhammad Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.