KUALA KURUN – Penanganan ruas Jalan Tewah menuju Tumbang Miri yang sempat dipertanyakan anggota DPRD Gunung Mas, kini sudah proses lelang. Rencananya proyek tersebut menggunakan dana alokasi khusus (DAK).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten  Gumas Baryen melalui Kabid Bina Marga Bambang Jaya menegaskan proyek jalan Jalan Tewah menuju Tumang Miri sudah melakukan pelelangannya pada bulan Mei 2022 lalu.

Dia menegaskan kegiatan penanganan jalan antar kabupaten ke kecamatan  pada  segmen Batu Nyiwuh Sei Riang yang menggunakan DAK regular Pemkab Gumas sudah di lelang. Sekarang masih tahap pengecekan ke lapangan.

“Beberapa hari lalu, kita sudah melakukan pemeriksaan di lapangan bersama kontraktor, konsultan dan kita dari dinas sendiri untuk memadukan antara perencanaan dengan kesesuaian fakta di lapangan atau mutualcek kondisi nol persen,” kata Bambang Jaya, Kamis (9/6) lalu.

Pria yang pernah bekerja di DPU Kabupaten Katingan ini menuturkan, sekarang ini sudah dalam tahap persiapan. Salah satunya mengambil sampel, seperti batu yang akan digunakan untuk dasar komposisi campuran. Formula itu yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Tanda tangan kontrak sudah kita lakukan pada 9 Mei 2022, dan nilainya kurang lebih Rp 9,912 miliar,” sebut Bambang sapaan akrabnya.

Untuk progres, sambung dia, masih belum ada karena masih dalam tahapan pengecekan. Untuk penentuan tempat box culvert dan sebagainya sesuai dengan perencanaan serta gambaran perencanaan di lapangan.

“Kondisi mutualcek dengan kondisi nol persen atau Kondisi alami. Jadi tidak ada progress. Nantinya di sana ada sebagian yang ditimbun menggunakan base B dan ada beberapa bagian yang diaspal,” tukas Bambang. (nya)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.